Kemiskinan didefinisikan sebagai ketidakmampuan seseorang dalam memenuhi konsumsi dasar dan meningkatkan kualitas hidupnya. Kemiskinan terkait dengan sistem sosial , sistem ilmu dan teknologi, dan sistem alam.
Sistem sosial meliputi pola pikir masyarakat dalam berwawasan luas ke depan guna memperoleh peluang untuk hidup lebih baik serta sistem nilai yang dianut untuk menunjang apresiasi terhadap kerja keras dan persaingan sehat. Sistem ilmu dan teknologi mencangkup akses masyarakat terhadap teknologi untuk memberikan nilai tambah pada kehidupannya. Sedangkan sistem alam adalah daya dukung alam terhadap kehidupan manusia yang meliputi kesuburan, keterdapatan air, bentang alam, energi, sumber daya mineral, dan bencana alam.
Gelung-gelung keterkaitan sistem alam/geologi dengan kemiskinan dapat dilihat pada bagan 1.
Bagan 1: Gelung-gelung keterkaitan antara kemiskinan SDA (geologi), IPTEK, dan kemiskinan
(Sampurno, 1993)
Dalam tulisan ini, penulis membatasi pada kajian pola hubungan antara sistem alam khususnya kondisi geologi dan dengan distribusi kemiskinan serta penyertaan aspek geologi sebagai bagian dari solusinya, dengan spesifikasi masalah di Provinsi Jawa Timur.
Peta Geologi dan Kemiskinan Jawa Timur
Peta distribusi kemiskinan Jawa Timur
Opera Kaskus Menu adalah fitur tambahan (kalau di Mozilla Firefox disebut addon) untuk mempermudah berselancar di Forum Kaskus, yang mengklaim dirinya The Largest Indonesian Community.
[+] Emang Mas Gayuh seorang Kaskuser ya?
[-] Iya, pangkatnya sudah “Kaskus Addict” lho![]()
Versi awal Opera Kaskus Menu dikembangkan oleh Philry4n, seorang aktivis Opera Browser di dalam blog Opera Community-nya, berdasarkan rikues dari para Kaskuser pengguna Opera di dalam thread Opera Fans Club. Release pertama waktu itu diberi nama versi 0.1, lalu saya sendiri beberapa kali mengupdate ke v0.2 dan v0.3 beserta para rekan di thread tersebut.
[+] Kenapa rilis yang satu ini dinamakan v1.0? Memang sebelumnya masih pra-release? Kenapa bukan v0.4?
[-] Suka-suka saya yang bikin dong
Berikut screenshot alias penampakan dari Opera Kaskus Menu di laptop saya (Opera 10.51 build 3315).
Belum dicoba di previous versions dan 10.52. Silakan dicoba, lalu beri komentar disini ya. Btw, tampilan Opera saya sangar kan, transparan dan elegan? ![]()
Read the rest of this entry »
Disalin dari blogku sebelumnya (22 Februari 2009)
Kutukan Sumber Daya Alam?
Kali ini saya menyoroti masalah pemerataan dan kesempatan ekonomi yang nantinya berkaitan dengan masalah sarana perhubungan dan pendidikan.
Di sepanjang jalan utama di Balikpapan, mulai dari bandara di utara hingga pelabuhan di selatan. Tampak unit-unit bisnis berjajar, mulai dari unit bisnis yang support industri-industri berat seperti drilling, alat-alat berat, logging, konstruksi, persewaan kendaraan, hingga katering. Tentu ini merupakan gambaran bagaimana sumber daya alam Kaltim-lah (utamanya minyak, gas, dan batubara, disini saya belum bicara tentang hasil laut dan hutan, karena belum punya pengetahuan luas disana) memicu berkembangnya jaringan bisnis tersebut. Di sinilah memang aspek positif keberadaan SDA bagi ekonomi sekitarnya.
Namun, bukan rahasia umum lagi bahwa di Balikpapan, orang-orang yang kaya didominasi oleh kaum pendatang, baik itu dari pulau lain maupun dari negara lain. Saya sendiri selama di balikpapan, sejak kedatangan pertama tahun 2004 lalu, tinggal di rumah pakde di perumahan Balikpapan Baru, yang tergolong perumahan mewah disana. Hasil survey (kecil-kecilan, tanya sana-sini, setidaknya yang sekompleks dengan yang saya tinggali) menunjukkan perumahan itu didominasi pendatang, bukan orang asli Kalimantan. Sekarang, perumahan ini sudah berkembang sangat cepat. Cluster-cluster baru terbentuk dan laris manis! Di sekeliling rumah pakde, kebanyakan pegawai-pegawai oil company dan pemilik bisnis di Balikpapan, mulai dari batubara, rumah sakit, dll.
Disalin dari blogku sebelumnya (22 Februari 2009)
Kaya Tapi Tidak Mampu Mencukupi Hidupnya Sendiri
Sebenarnya ini bukan untuk yang pertama kalinya saya ke Kalimantan. Sebelumnya sudah dua kali saya ke Balikpapan, untuk berlibur dan berlebaran. Yang pertama berlibur semester ganjil waktu tingkat tiga kuliah ke rumah saudara. Lalu yang kedua berlebaran di Balikpapan karena saat itu ayah dirawat di rumah sakit yang pas momentumnya dengan lebaran.
Kali ini tujuan saya ke Kalimantan (lagi-lagi ke Kalimantan Timur) adalah dalam rangka mencari nafkah alias bekerja. Saya diterima bekerja di sebuah kontraktor tambang swasta yang salah satu area garapannya adalah di Batukajang, Kabupaten Paser, yang letaknya dari Balikpapan kurang lebih 3 jam perjalanan darat termasuk menyeberangi sungai menggunakan speed boat perusahaan.

Aib Milan Derby di awal musim 2009-2010
Menengok terseoknya AC Milan di awal musim 2009-2010 ini, bayangan saya terbawa ke musim 1996-1997. Waktu itu di bawah pelatih “baru” Washington Tabarez sebelum akhirnya digantikan Arigo Sacchi, Milan finish di urutan 11 L. Ada kemiripan dengan nasib saat ini, waktu itu Milan sempat dipermalukan di kandang sendiri oleh Juventus dengan skor 1-6, sedangkan Milan di awal musim ini dipermak tetangga empat gol tanpa balas.
Setidaknya penulis menemukan enam faktor penyebab ambruknya prestasi Milan setidaknya 2 tahun terakhir, yang dimulai dari gagalnya menembus posisi 4 besar di Serie A sehingga tidak lolos ke Champions League musim 2008-2009. Efek domino dari kegagalan lolos ke UCL, keuangan Milan bermasalah dan itu yang merembet sampai sekarang hingga penjualan Kaka ke Madrid pun belum mampu menyelesaikan masalah finansial itu.
1. Ronaldinho adalah pembelian gagal, menggantungkan asa ke Ronaldinho adalah kebodohan.
Menjual Kaka dan menggantungkan asa ke pundak Ronaldinho adalah suatu kesalahan. Ronaldinho datang ke Milan sebagai seorang pesakitan. Janji-janji yang diucapkan Ronaldinho di awal musim tidak mampu diwujudkannya sendiri. Jangankan untuk menjadi as di tim, untuk berlari 90 menit saja dia tidak mampu. Jadi lupakan liukan dribble Ronaldinho untuk musim ini, namun mulai biasakanlah melihat Ronaldinho protes ke arah wasit untuk meminta pelanggaran ketika dia mulai gampang terjatuh. Read the rest of this entry »





