The Tourist (2010) : Serasa Menonton Film James Bond

The Tourist - IMDB
The Tourist – IMDB

Film The Tourist, yang masuk ke Indonesia 29 Desember 2010 barusan, dibintangi Angelina Jolie dan Johny Depp. Inti filmnya tentang seorang wanita bernama Elise Clifton-Ward, seorang agen CIA, yang hendak bertemu kekasihnya, Frank Tupelo, yang juga buronan CIA terkait pencurian uang ratusan juta dollar milik sebuah geng mafia.

Dari awal menonton film ini, saya sudah merasa film ini “sangat James Bond”. Bukan karena saya menjumpai James Bond (Timothy Dalton) jaman The Living Daylights (1987) dan License To Kill (1989) dan Jendral Oumorov di Octopussy (1983), tapi karena beberapa adegan, kostum, dan lokasi syuting yang serupa dengan beberapa seri James Bond.

Saya sendiri penggemar film James Bond dan sudah menonton semua serinya dari jaman Dr. NO (1960) sampai Quantum Solace (2008). Beberapa filmnya bahkan sering saya tonton ulang, seperti Cacin0 Royale (2006), The World Is Not Enough (1999), dan The Living Daylights (1987).

Berikut beberapa kemiripan yang saya temukan:

1. Patung di St Petersburg

Ini gambar pertama di bagian awal film The Tourist yang menerbangkan pikiran saya ke film Goldeneye (1995), yaitu sebuah patung di sebuah jalan raya di Kota St. Petersburg, Russia. Di Goldeneye, James Bond dikisahkan menghancurkan patung ini dengan mengendarai sebuah tank (as you know as usual, for saving his Bond girl).

The Tourists (2010) Goldeneye

Kiri: The Tourist. Kanan: Goldeneye

2. Adegan makan di kereta

Kali ini, adegan makan di kereta antara pemeran utama pria dan wanita di dalam kereta. Saya termemori film Cacin0 Royale (2006) ketika Bond dan Vesper pertama kali bertemu dalam perjalanan menuju Montenegro. Yang ini, ceritanya Ellise dan Frank sedang menuju Venice.

The.Tourist-mastercho.mkv_snapshot_00.15.38_[2011.01.21_14.12.26]  Cacin0.Royale[2006]DvDrip[Eng]-aXXo.avi_snapshot_00.59.32_[2011.01.21_14.12.00]

Kiri: The Tourist. Kanan:  Cacin0 Royale

3. Kostum Angelina Jolie di pesta

Setelah kesamaan pemeran, lokasi, dan adegan, kali ini saya menemukan kemiripan di kostum. Kostum Ellise dalam sebuah pesta di Venice mirip dengan yang dikenakan Paris Carver (Tery Hatcher), di film Tomorrow Never Dies (1997), di pesta peluncuran satelit milik suaminya Elliot Carver, yaitu sebuah gaun berwarna hitam elegan ditambah sebuah kalung dan potongan rambut pendek.

The.Tourist-mastercho.mkv_snapshot_01.06.50_[2011.01.21_15.50.01] 19.1997 - Tomorrow Never Dies.rmvb

Kiri: Angelina Jolie, The Tourist. Kanan: Tery Hatcher, Goldeneye

4. Penampilan Frank Tupelo aka Alexander Pierce

Adegan Frank Tupelo yang baru bangun tidur dikejar agen-agen CIA dengan kostum piyama dan rambut gondrong berantakan mengingatkanku pada penampilan Bond di Die Another Day (2002) ketika kabur dari kapal MI6 dan berenang ke daratan Hongkong lalu masuk ke hotel memesan president suite.

The.Tourist-mastercho.mkv_snapshot_00.43.29_[2011.01.21_16.27.29] 21.2002 - Die Another Day.rmvb_snapshot_00.26.27_[2011.01.21_14.41.49]

Kiri: Johny Depp, The Tourist. Kanan: Pierce Brosnan, Goldeneye

5. Hotel dengan fasilitas president suite

Berkebalikan antara The Tourist dan James Bond. Kali ini pemeran wanita yang menyewa kamar president suite, sedangkan di sisi lain tentu James Bond-lah yang memesannya. Ada adegan yang ketika Elise masuk ke president suite diikuti Frank yang terbengong. Ini mirip dengan film Quantum Solace (2008) ketika Bond masuk ke suite-nya diikuti oleh Agen Strawberry Fields (Gemma Artenton) yang terbengong.

6. Latar kota Venice

The Tourist mendurasikan separuh akhir dari bagian filmnya di kota Venice. Hal serupa di Cacin0 Royale (2006) dan tentu adegan-adegannya dilakukan dengan setting sungai-sungainya yang indah di kota tersebut.

7. Teknologi spionase

James Bond adalah agen rahasia alias mata-mata Inggris yang terkenal akan gadgetnya, pun filmnya selalu dibumbui dengan teknologi baru. Di The Tourist pun akan kita jumpai hal serupa, seperti teknologi memindai kertas yang terbakar untuk dibaca, pengiriman gambar wajah via HP untuk langsung dianalisis di markas intelejen, dll. Oh ya, tak lupa, adegan khas film spionase yaitu menghancurkan bukti transkrip pembicaraan (di sini Elise membakar kertas pesan dari Pierce).

Itu beberapa kemiripan yang bisa saya tangkap dari The Tourist. Secara keseluruhan, tidak ada yang istimewa dengan film ini, kecuali ada Angelina Jolie dan Johny Depp.

*maaf, kualitas capture-nya buruk, karena koleksi film saya banyak yang berformat rmvb*

3 comments: On The Tourist (2010) : Serasa Menonton Film James Bond

  • Analisis yang hebat. Namun, sebenarnya kalau mau melihat kemiripan film ini adalah dengan film aslinya (“Anthony Zimmer”, 2005) bukan mirip lagi, memang sama persis… Jadi mungkin yang bisa dibandingkan adalah Anthony Zimmer dengan James Bond. Masalah piyama, sebenarnya budaya piyama sepertinya lebih sering digunakan untuk masyarakat Eropa.. sepertinya piyama di Amerika tidak begitu ‘membudaya’..
    Masalah patung, sepertinya bisa saja diambil, tetapi keduanya berbeda fungsi,, di James Bond patung itu punya peran, yaitu untuk dihancurkan (lagipula itu di Rusia), sedangkan di The Tourist itu hanya untuk menunjukkan latar tempat. Kenapa hampir tidak bisa untuk dibandingkan? karena sebagian besar kota2 di Eropa setiap Place (Plaza/Interchange) selalu ditandai dengan patung atau tugu untuk memudahkan menghafal tempat.. Dan tempat yang digunakan The Tourist adalah tempat pasaran yang sering digunakan dalam banyak film untuk simbol kota Paris, yaitu Place des Victoires dengan patung Louis XIV.. daerah ini melambangkan kejayaan dan banyak pengusaha kaya dan anggota pemerintahan yang tinggal di daerah sini. tempat ini menjadi simbol kejayaan dan kemewahan.
    Kalau untuk kereta, alat transportasi umum untuk sekitar Eropa barat yang paling laku adalah kereta karena mengingat bila naik pesawat akan memakan waktu untuk pergi ke airport check-in dan segala urusan apalagi ditambah kemungkinan delay, sedangkan kereta biasanya stasiun besar letaknya ada di tengah kota.. Akan lucu bila tetep ‘kekeh’ naik pesawat untuk bepergian dengan kereta. Lagipula, di pesawat agak lebih dipaksakan lagi bila ingin bertemu orang (apalagi dengan yang tidak sengaja, seperti The Tourist). Logika cerita akan lebih sulit.
    Selebihnya saya akui memang ada kemiripan dengan James Bond. Saya sarankan sebaiknya coba lihat versi Prancis dari The Tourist.
    Bila berkenan, silakan lihat resensi saya di: http://kritikpenonton.wordpress.com/

  • Wah, sampe hafal. Saya termasuk yg tidak punya film2 kesukaan khusus utk nonton. Apa aja nonton, kecuali film horor Indonesia.. 🙂

Silakan berkomentar :

Sliding Sidebar

Geosphere

%d bloggers like this: